“Empat arah jagad, satu pusat jati diri.”

Kita lahir tidak sendirian. Sejak awal, kita ditemani oleh empat penjaga batin.

Inilah ajaran luhur Jawa yang diam-diam mengakar dalam hidupmu.
Kaos budaya jawa paramesti sedulu 4 kalima pancer
Apa itu Sedulur 4 Kalima Pancer?

Di dalam ajaran spiritual Jawa, setiap manusia sejak lahir tidak pernah sendiri.

Kita punya empat "sedulur" atau saudara batin, yaitu:
  1. Kakang Kawah – Air ketuban
  2. Adi Ari-Ari – Ari-ari yang dikubur
  3. Getih – Darah yang keluar saat lahir
  4. Puser – Tali pusar

Keempat ini bukan sekadar bagian biologis. Mereka adalah simbol spiritual—penjaga arah, energi batin, dan pengingat asal-muasal kita.
Kaos Budaya jawa Paramesti sedulur 4 kalima pancer
Dan siapa “Pancer”?


Pancer adalah diri kita sendiri. Pusat kesadaran. Titik tengah dari semesta kecil dalam diri.
Sedulur papat mengelilingi, dan Pancer adalah yang menentukan arah.
Filosofinya: “Kiblat papat, pancer siji.” Empat arah kehidupan – satu titik pusat: jati dirimu.